Deil Oleh: Uzwah Anna Beker meraung layaknya seorang perempuan yang sedang mengomel. Atau semacam pantat panci yang dipukul berkali-kali. Berisik sekali. Menyipit, kujulurkan tangan menggapai
Category: Cerpen
Untuk Lelaki di Pagi Buta Kemarin
Untuk Lelaki di Pagi Buta Kemarin Oleh: Mila athar Aku tidak percaya. Kamu hadir di antara memoriku yang sedang kacau balau kemarin. Barangkali kau menampakkan
Cinta dalam Doa
Cinta dalam Doa Oleh: Arnosa Baju putih lengkap dengan kerudung putih sudah menutup seluruh tubuh Alin. Bau harum melati memenuhi ruangan. Tenda biru sudah berdiri
Putri Tidur dan Malaikat yang Jatuh Cinta
Putri Tidur dan Malaikat Yang Jatuh Cinta Oleh: Nurul Istiawati Barangkali hanya akulah satu-satunya malaikat maut yang pernah jatuh cinta. Aku digariskan untuk mencabut nyawa
Api dan Dandelion
Api dan Dandelion [1] Devin Elysia Dhywinanda Prim membenci orang-orang Capitol. Ia tidak tahu kapan pastinya kebencian itu tumbuh, tetapi dapat dipastikan semua bermula jauh
Nobita Apologize
Nobita Apologize Nama: Cindhy Agustin Aldalia Nobita menangis keras sepulang sekolah. Hari ini, dia mendapat nilai nol lagi di ulangan matematika. Semua ini akibat kesalahannya
Meskipun Salju Masih Turun
MESKIPUN SALJU MASIH TURUN Oleh: Nishfi Yanuar Yuki kembali menuju jendela. Menyibak gorden lalu mengedarkan pandangan ke sekeliling di bawah sana. Dari kamar lantai dua,
Susanti Pulang Kampung
Susanti Pulang Kampung Oleh : Ayu Candra Giniarti Susanti membuka kaca mobil, ia melambaikan tangan kepada kawan-kawannya di Kampung Durian Runtuh. Upin, Ipin, Jarjit, Ihsan,
