Tentang Nana Oleh: Aiu Ratna Sore ini, ia datang lagi menemuiku di bawah pohon jambu. Langit mulai kelabu, sementara angin bertiup menerbangkan daun-daun bercampur
Category: Cerpen
Ibu yang Hanya Bisa Marah
Ibu yang Hanya Bisa Marah Oleh : Fitri Hana Hujan deras di luar kafe membuat pengunjung enggan beranjak pulang. Begitu juga dengan Jo. Dia
Cinta Pertamaku itu Kamu
Cinta Pertamaku itu kamu Oleh : Zakiya Seseorang pernah berkata jika jatuh cinta itu berjuta rasa, penuh warna-warni yang membuat hati berbunga. Katanya pula
Penghuni Bulan
Penghuni Bulan Oleh : Alena Winker Percayakah kalian jika di bulan itu ada kehidupan? Beragam mitos tentang hal tersebut tentu banyak kita dengar, bukan? Dan
Kekasih Tercinta
Kekasih Tercinta Oleh: Kim Hana Dia, semangatku untuk terus berjuang. Dalam lembar demi lembar buku diari, hanya ada namanya yang tertulis. Satu kata untuknya
Bidara Itu Berduri
Bidara Itu Berduri Oleh : Nining Kurniati Mati, kata itu muncul di kepalanya hampir setiap hari. Tak tentu waktunya, kadang pagi, kadang siang, kadang juga
Tak Lagi Sama
Tak Lagi Sama Oleh: Jemy Pulang. Satu pesan masuk via WhatsApp membuatku segera membersihkan peralatan lukis yang berserakan di lantai. Cat, kuas, dan
Hari Kepulangan Delia
Hari Kepulangan Delia Oleh: Retno Ka Rasa heran di benak Delia bertumpuk-tumpuk kian banyak. Belum terjawab dengan jelas alasan mengapa Ro menjemputnya pulang
