Judul: Marian Penulis: Diah Estu Asih Marian sejak beberapa malam lalu begitu murung. Ia bersandar di bawah jendela kamarnya, menatap langit yang gelap sebab bulan
Category: Cerpen
Konspirasi di Sumur Mukari
Konspirasi di Sumur Mukari Oleh: Wardah T. Pada suatu tempat yang lembap, sunyi dan pengap, waktu pagi yang masih gelap, kami diringkus, lalu dimasukkan
Telaga Angker dan Mimpi Pertamaku
Telaga Angker dan Mimpi Pertamaku Oleh : Gloria Pitaloka Talaga Arum, orang menyebut nama telaga angker itu. Letaknya di ujung barat desaku, tepatnya di kampungku.
Sinar Matahari Pukul Enam
Sinar Matahari Pukul Enam Oleh: Leeyaa Dari tempat duduk ini, aku masih bisa menatap jalanan meski tempatnya tersembunyi. Di balik pohon akasia dan jajaran perdu
Mimpi Hanim
Mimpi Hanim Oleh: Ummu Ayyubi Dengan gugup Hanim menatap seraut wajah tampan yang mendekatinya. Ia tidak bisa bergerak, sepasang lengan kukuh itu menguncinya pada
Hijrah Cinta
Hijrah Cinta Oleh : Indira Syah Kutatap lekat gadis berjilbab lebar itu. Jarak kami hanya sekitar tiga meter. Ia tengah menyapu halaman depan kios yang
Di Remang Cahaya
Di Remang Cahaya Oleh: Ummu Ayyubi Di sebuah rumah petak di gang sempit, sepasang suami istri duduk tepekur menatap sesuatu yang tergeletak di lantai. Sebuah
Suara yang Berdengung
Suara yang Berdengung Oleh : Fei Ling Mata wanita itu menyipit. Kamar seukuran 4×4 itu hanya diterangi oleh lampu lima watt. Seharusnya pencahayaan ruangan itu
