Sampul Merah Jambu Oleh: Rizqi Amalia Jarum jam sudah menunjukkan pukul 07.05, namun Najmi belum juga menampakkan batang hidungnya. Sementara itu, seorang lelaki bertubuh tegap
Category: Cerpen
Terhempas Elegi Takdir
Terhempas Elegi Takdir Oleh: Zatil Mutie Bunyi klakson dari deretan mobil yang berjejal seperti saling berlomba, menunjukkan siapa yang berbunyi paling nyaring. Sopir-sopir makin meluap
Warung Kopi Belakang Sekolah
Warung Kopi Belakang Sekolah Oleh: Reza Agusteen Melewatkan jam sekolah bukan lagi sebuah hal tabu untukku, terlebih setelah aku masuk ke sekolah kejuruan. Memiliki teman
Suamiku Bukan Suamiku (episode 1)
Suamiku Bukan Suamiku 1 Oleh: Tutukz Nury Firdaus “Aku mencintainya,” katanya datar, tapi mampu membuat duniaku runtuh seketika. Sudah delapan tahun aku berumah tangga dengannya,
Lesung Pipit
Lesung Pipit Oleh: Raini Azzahra “Satu ….” “Dua ….” “Tiga ….” “Yess!” pekik Aris histeris sambil melayangkan tinjunya ke udara. Aris menatap gadis manis berkerudung
Apa yang Payung Dengar di Bawah Rintik Hujan
Apa yang Payung Dengar di Bawah Rintik Hujan Oleh: Ulfah Mawalatul Khoiriyah Tidak biasanya cumulus terlihat begitu jelas di pagi ini, cirrus yang selalu menyapa
Cermin Hitam
Cermin Hitam Oleh: Tika Coelogyne Matahari mulai menampakkan sinarnya. Dari balik bukit Marista semburat kuning menembus jemari pepohonan. Anak-anak bekantan tengah asyik berkejaran di tepi
Mukena Mak
Mukena Mak Oleh: Abdul Rahman Nasir 19 Februari 1996M/29 Ramadhan 1416H Suara takbir menyambut hari kemenangan bagi umat Islam terdengar sayup-sayup dari sebuah masjid yang
