Dia Oleh: Veronica Za “Mau sampai kapan kamu menunggu? Apa kamu tak lelah?” tanya Kiev saat kakinya sudah menginjak lantai yang terbuat dari papan kayu
Category: Cerpen
Si Kepala Batu
Si Kepala Batu Oleh: Triandira Cahaya kuning kehijauan berkelap-kelip di tengah hijau rerumputan. Malam itu, seekor kunang-kunang bernama Moly tengah asyik memperhatikan teman-temannya yang sedang
Megumi dan Kenangan Itu
Megumi dan Kenangan Itu Oleh: Fukuda Maruyama Megumi sesekali menoleh, menatap pohon-pohon sakura. Kelopaknya bermekaran di sepanjang jalanan kota Tokyo, Jepang, yang dilaluinya dari atas
Autumn Leaves
Autumn Leaves Oleh: Fuka Hana “Apa aku terlambat?” Kamu terlihat gugup. Raut mukamu menunjukkan kamu merasa sangat bersalah. Jemarimu tanpa sadar meremas tali tasmu. Aku
Abandonemen
Abandonemen Oleh: Zatil Mutie Rintik hujan yang turun makin lama makin deras, langit hitam pekat menyalakan gemerlap petir yang membelah bumi. Desau angin yang kian
Kutukan Persephone
Kutukan Persephone Oleh: Mohamad Rizky Yanuartha Setahun lalu, Althea, gadis berusia lima belas tahun itu mampu memukul jatuh Hades ke dalam jurang Tartadus yang terdalam,
Edeline dan Para Centaurus
Edeline dan Para Centaurus Oleh: Triandira Seekor kuda betina bertanduk spiral sedang berjalan menyusuri Hutan Kegelapan sambil bersenandung riang. Ia Edeline, satu-satunya unicorn yang hidup
Renjana Perih
Renjana Perih Oleh : Respati Euforia Rakerda sebuah partai terasa hingga jalanan kota. Sepanjang jalan protokol dipenuhi bendera khas partai. Kegiatan partai penguasa memang selalu
