Ia Sempurna Oleh: Reza Agustin Seperti apa aku melukiskan dirinya dalam kata? Mungkin cukup panjang, karena aku tak tahu harus memilih kata. Bibirnya selalu berwarna
Category: Cerpen
Ayam Golek
Ayam Golek Oleh: Ning Kurniati Aku terbangun di suatu pagi ketika Mama sibuk dengan ayam-ayamnya di kolong rumah. Setelah membasuh muka, aku berlari keluar rumah
Rumah Tangga yang Sempurna
Rumah Tangga yang Sempurna Oleh: Lutfi Rose Brak! Suara barang dibanting terdengar dari dapur. Seorang wanita muda mengenakan daster bunga-bunga dengan rambut dikucir asal-asalan sedang
Di Balik Pilihan
Di Balik Pilihan Oleh: Mila Athar Kisah ini akhirnya usai sudah. Kau dan aku tak pernah menjadi kita. Karena aku memutuskan untuk melepaskan semua. Kasih
Setengah Abad dalam Rahasia
Setengah Abad dalam Rahasia Oleh: Nurul Istiawati Sebelah Barat Taman Tabebuya, Februari yang basah, dan senja yang hampir purna. “Jadi, kapan aku mati, Shafina?” tanyaku.
Patah Hati Terindah
Patah Hati Terindah Oleh: Vianda Alshafaq Ketika aku berhasil menerjemahkan kasih sayang-Mu di balik kata patah itu, saat itu aku merasa bahwa ini adalah patah
Surat untuk Suamiku
Surat untuk Suamiku Oleh: Lutfi Rose Zidni duduk terpekur di sofa ruang tamu. Perlahan dia membuka kotak yang diberikan Bude Parmi sebelum pulang sore ini.
Koin Jailangkung
Koin Jailangkung Oleh: Eda Erfauzan Awalnya adalah Lies yang mengenalkan permainan itu dan Ning terlihat tak tertarik. Pikirnya, itu hanya akal-akalan Lies untuk melepas suntuk
Jumat Pagi di Bulan Ramadan
Jumat Pagi di Bulan Ramadan Oleh : Lutfi Rose Pagi ini hari Jumat terakhir di bulan Ramadan, kesunyian desa Sukasari digemparkan oleh teriakan seorang wanita
